LONDON - Chelsea akhirnya harus merelakan satu tempat di fase knockout Liga Champions dan hanya berlaga di ajang Europa League, karena kalahhead to head dari Shakhtar Donetsk. Kiper Petr Cech mengatakan kalau hasil imbang 2-2 melawan Juventus di kandang menjadi momen menentukan.
Chelsea, yang sempat unggul dua gol lewat Oscar, ditahan imbang oleh Juventus pada laga pembuka Grup E Liga Champions, September lalu. Rupanya, hasil kurang memuaskan tersebut mempengaruhi langkah The Blues dalam mengincar tiket ke fase knockout.
“Anda akhirnya harus kalah (di klasemen) oleh Donetsk dan Juventus. Tapi, hal paling menentukan adalah saat kami bermain imbang melawan Juve di kandang,” ujar Cech kepada Sky Sports 2, Kamis (6/12/2012).
“Kami sempat unggul 2-0, namun akhirnya laga harus imbang 2-2. Jika Anda terlalu banyak membiarkan poin lepas di fase grup, maka Anda tak akan bisa melewatinya,” sambung kiper berkebangsaan Republik Ceska tersebut.
Cech juga mengatakan bahwa timnya sudah mempersiapkan kemungkinan terburuk jika akhirnya gagal melaju ke fase knockout. Selain harus menang, Chelsea juga berharap akan “bantuan” Shakhtar Donetsk untuk mengalahkan Juventus. Namun, pada laga tersebut justru Shakhtar yang akhirnya takluk.
“Kami sudah tahu kalau Donetsk tidak menang (melawan Juventus) maka kami akan tersingkir, dan sayangnya, kenyataannya memang seperti itu. Namun, kami sudah mengerahkan segalanya. Kami menampilkan performa bagus dan mencetak enam gol,” pungkas kiper berusia 30 tahun tersebut