semua berlalu begitu saja. awalnya, Tak seorangpun yang tahu bagaimana kisah ini terjadi, antara aku, dengan pembantuku. bahkan istriku-pun baru tahu setelah semua ini terlanjur terjadi dan menghebohkan seisi rumah. Berawal dari pulangnya mbok nah, pembantu keluarga kami yang lama yang ingin menghabiskan masa tuanya di kampung bersama anak cucu, kemudian oleh mbok nah dicarikan ganti seorang gadis desa yang cantik, putih bersih dan aduhai di balik keluguan dan kepolosannya sebagai gadis desa.
Awalnya, istri saya menolak ganti dari mbok nah tersebut, karena ia takut dengan pemberitaan di media yang sering mengungkap skandal antara pembantu dengan sopir, namun karena setelah itu kami sadar bahwa keluarga kami tidak punya mobil, otomatis tidak punya sopir, dan skandal tersebut sudah barang tentu tidak akan pernah terjadi..
Tiga bulan pertama, tidak ada yang spesial dari pembantu baru tersebut, kecuali kerjaannya cukup bagus, bersih, rapi, dan cukup ramah. Satu bulan kemudian, pada hari minggu ketika istri saya lembur di kantor dan saya berada di rumah, saat itulah kejadian ini berlangsung. sebuah kisah panas yang memalukan dan menghebohkan keluarga kami.
awalnya, saya bermaksud bersih-bersih rumah, tentu bersama pembantu dari desa tersebut. setekah dua jam bersih-bersih, akhirnya segala lorong dan bilik di rumah saya menjadi bersih dan mengkilap. kemudian saya berinisiatif memindahkan guci dari ruang tamu menuju dapur. Karena guci tersebut amat berat, terpaksa saya meminta tolong kepada pembantu tersebut untuk mengangkat bersama. Dengan susah payah, kami berdua mencoba mengangkat guci tersebut, sedikit demi sedikit, hingga akhirnya sampailah kami di dapur. Saat menata guci pada salah satu sudut dapur yang kebetulan bersebelahan dengan kompor, tidak sengaja guci yang kami angkat menyenggol panci yang sedang berisi air yang agak mendidih, akhirnya panci tersebut terbalik, isinya tumpah mengenai kami berdua.
Inilah akhir cerita panas antara saya dengan pembantu saya.